Minggu, 20 April 2014

kartini ,dulu, kini dan harapan

Tanggal 21 April momen penting bagi bangsa Indonesia berkenaan dengan kaum wanita. Kala itu dengan berbagai keterbatasan gerak dan kesempatan untuk mengembangkan diri. semacam ada pasung yang menghimpit gerak laju dalam menentukan jati diri sebagai makhluk yang berpotensi.
Kartini kala itu telah mampu mendongkrak dengan segala upaya. Dan akhirnya kini dapat dirasa oleh generasi penerus yang telah ada.

Bukan sekedar gebyar busananya. Sebagian mengingat dari apa yang dulu pernah mengenakan busana adat Jawa kala itu. Yang kini seakan hanya sekedar dipakai dalam acara resmi semacam pernikahan, ajang peringatan-peringatan. dan dimungkinkan sebagai uniform di instansi -instansi pemerintah. Semisal hari Rabu memakai identitas daerah. Seperti di Solo, dan direncanakan di Gunungkidul setiap Senin dianjurkan untuk memakai busana daerah.

Kini muncul tokoh-tokoh yang mampu mengangkat derajat meraih impian. Sejajar dengan kaum pria dalam menentukan langkah dan kreatifitasnya. Tanpa lepas dari kendali sebagai makhluk hawa dengan segala kodrat perempuan. Sebagai sosok pengolah generasi yang handal dan mampu menjawab tantangan jaman.

Nilai -nilai yang tertuang dalam gagasan dan ide Kartini. Tercantum dan  dituangkan oleh Kartini sebagai tongggak yang kokoh.  Tinggal melanjutkan dan mengembangkan dalam kancah yang lebih besar. Selamat dan majulah bangsaku. Karya pendahulu perlu apresiasi dengan langkah yang nyata.

Jumat, 18 April 2014

ombak dan gempa

Ombak yang meninggi dipengaruhi oleh gravitasi, dan juga oleh lindu.
Gempa yang terjadi tak mengundang tsunami. 18/4/2014 pkl. 20.30 wib.
Banyak yang bingung oleh berita ada potensi ombak tinggi ( 4,5 M)
hingga menjadi tsunami.
Namun dari keterangan badan BMG tak mengundang tsunami.