Senin, 22 Agustus 2022

Gebyar HUT RI

 Gelegar merdeka disambut warga Ngawen. Dan diadakan beberapa kegiatan 

Rukmini selaku ketua HUT RI ke 77 kapanewon Ngawen. Memberikan sambutan dalam penutupan dalam agenda memeriahkannya. Juga dalam gelar budaya di Ngawen.

Juga dimeriahkan dengan beberapa lomba. Sebagaimana terdapat pemenang kejuaraan diantaranya adalah:

Lomba Pengagungan juara 1 Kalurahan Sambirejo. 2. Beji. 3. Tancep. 4. Jurang Jero 2. Kampung 3. Watu Sigar

Gerak jalan SD putri  I.  Ngawen 3 II. Ngawen 2.III. Tancep 2


SD putra 1. Pagerjurang 2. Mi Tobong 3. Ngampon

SMP putri. SMP negeri Ngawen 4

2. SMP 3. 3. Ngawen 1

SMP putra. 1. Sok 4. 2.sanjaya. 3. SMP 1

SMA. Umum. Putri. 1. Himpaudi 2. KKKS 3. Gugus Purworejo

SMA SMK umum 1. Satgas MTA 2. Senkom tancep 3. SMK Sanjaya

Malam penyerahan piala bagi juara. Dan dilanjutkan pagelaran wayang kulit Ki dalam Warsito Glenk. Dengan lakin Semar mbangun joglo Sapto Argo.





Rabu, 03 Agustus 2022

Gowes Mijil

 


Latih kekuatan kaki dengan bergowes ria. Kayuh tipis_tipis saja sudah mampu membuat anak-anak ceria.



Mereka punya sepeda. Alangkah baiknya digunakan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik.


https://youtube.com/shorts/4UZPib4GDyU?feature=share


Wisata dan berolahraga. Mereka kenal lingkungan sekitar sekolah. Mereka tahu bergowes yang baik.

https://youtube.com/shorts/4UZPib4GDyU?feature=share


Tahu medan sekitar yang indah dan jadi tempat tujuan bergowes.


Selasa, 26 Juli 2022

Adventure of Mijil #2

 Pagi cerah menambah suasana nyaman untuk olahraga.






Siswa kelas 4 SD Bendungan III adakan kegiatan adventure ke Mijil 


Ada 19 anak yang ambil bagian. Dan dipandu oleh gurunya.

Ajang yang menentang karena jarak yang cukup jauh. Yakni butuh waktu 1 Jam. 

Tetap senang.



Adventure of Mijil

 "Kenalilah lingkungan kalian!". Ajakan dari Pak Wi. Pada siswanya 


Mengenal lingkungan dengan tabras alas. Kini anak-anak kelas V tabras alas menuju Bukit Mijil. Lokasinya berbukit-bukit.

Anak pada senang'. Karena itulah pada pingin ke lokasi yang berada di selatan sekolah sejauh 1 Mil. Ditempuh 30 menit dengan jalan kaki.






Selasa, 23 Mei 2017

186 tahun Gunungkidulku

Peringatan ulangtahun yang ke 186 kabupaten Gunungkidul. Selaku insan edukasi yang berada di sekolah. Sebagai bagian dari warga yang ikut andarbeni. Menggelar berbagai aktifitas dalam rangka mangayu bagya. Bentuk - bentuk aktifitas yang dilakukan diantaranya. Berbusana Jawa Ngayojakartan bagi siswa-siswa. Berkembul makan bersama dengan membawa ransum makanan sederhana. Dengan dikemas dengan bungkusan daun jati. Makan bersama dalam suasana guyup dan rukun diemperan sekolah. Pemilihan siswa yang pantas mengenakan pakaian gagrak Ngayogjakarta. Keliling pedukuhan dengan memukul genderang. Anak-anak ceria dan menyambut penuh antusias .

Sabtu, 01 April 2017

kolam renang di pantai

Senior dan juga teman seprofesi saya paling senior. Tino punya kebiasaan mengagendakan setiap acara penting dengan mengunjungi pantai dan berpindah-pindah. Dia selalu mempunyai prakarsa dan acara. Kini telah purna tugas dan mengadakan kunjungan ke pantai Ngrenehan. Sudah tiga kali ini setiap acara diminta olehnya. Di bus jurusan Karangmojo Saptosari selalu bercerita tentang ombak yang besar. Tino bercerita tentang pantai yang dikunjungi dari dulu. Berbeda dengan yang satu ini. Terdapat keunikan yang tak dimiliki pantai lainnya. Tentang ombak dan perahu tumpangan untuk wisata air ke pantai Ngobaran dan Nguyahan. Begitu pula tentang munculnya kolam renang yang dapat untuk berenang layaknya kolam di darat. Keponakannya juga suka pantai. Mereka ikut juga pada acara perpisahan ini. Pada acara ini satu keluarga besar sekolahnya dan keluarga besar Tino ke pantai. Mereka ikut bersama dan dalam perkataan sederhana mengapa tertarik pada pantai. “ Ya indah ombaknya, om.” Kata pak Tino minta dukungan adiknya. Pokoknya hari ini harus sampai pantai.” Begitu katanya. Saya teringat pertama diajak Tino mengunjungi pantai. Beda dengan yang pantai ini dan sengaja megajak teman lainnya karena juga suka ombak dan nyaman untuk berenang. Dia menggatakan sebagaimana di Koran berita ada tsunami hari ini dan akhirnya tetap menuju pantai. Ombak pantai menjadi kesenangan tersendiri. Walau diterpa isu yang begitu. Siang itu cuaca panasnya di luar bisanya. Jam menunjukkan pukul 11.00 WIB saat kami tiba di pantai. Ternyata parkir penuh dan pantaipun juga ddemikian ramainya penggunjung. Masuk lokasi tiketnya 5000 sudah termasuk jasa raharja. Parkirnya ada beaya sendiri yakni 15000. Masih ada tempat parkir. Yang tadinya sempat berdebat soal tempat. Maunya saya akan diparkir dekat pantai. Dipaksa untuk parkir di luar pantai dan harus berjalan agak jauh. *** Suasana pantai tiba-tiba mengagetkan. Ombak berdebur setinggi 4 meter. Tempat yang biasa untuk duduk-duduk diterpa ombak. Sejam kemudian mereda dan ombak bisa bersahabat. Rombongan Tino termasuk saya sempat takut. Ombak yang kurang bersahabat ini. Suasana menyeramkan jangan-jangan telah ada korban terseret ombak. Bahkan apa ini akan dating tsunami. Tetap bertahan dengan menantikan redanya. Dan ternyata semakin mendekati sore ombak itu nyaman untuk berenang. Ada ban bagi yang takut tenggelam dengan sewa sepuasnya 10000 saja. *** Ada perasaan yang takjub ketika melihat ombak. Mengapa orang-orang itu pada suka lihat ombak. Bergulung dan berdebur dengan gemuruhnya. Benar-benar menjadi tempat rekreatif. Kondisi alam yang tak ada duanya dan memang hanya di Gunungkidul. Pemerintah Gunungkidul menata agar menjadi obyek wisata yang benar-benar representatif. Bukan saja menarik pengunjung untuk menikmatinya. Juga tetap aktif dengan segala upaya menjaga kebersihan dan pengotoran polusi sampah. Juga mengenalkan sumber alam yang menjadi unggulan lokal. Tentang gaplek,walang dan kelapa hijaunya begitu juga kuliner laut dengan ikannya. Udang, cakalang,tuna, kembung dan aneka jenis masakannya. Lebih lengkap bila ada kaitan disemua lini. Perdaganagn ,indutri, pertanian dan juga dari nelayan yang menyediakan nuansa kuliner laut dan eksotik ombak dan penggemar pancingan. Begitu pula dengan keamanan laut dengan alat yang lebih canggih. Kemampuan dalam mendeteksi cuaca dan system penanggulangan korban laut. Perlunya kesadaran agar potensi pantai menjadi daya pikat tersendiri. Menjadi tempat berwisata yang banyak peminatnya. Dapat berekreasi dan belajaar kelautan dan hasil karya unggulan setempat.

Minggu, 26 Maret 2017

Curug Sangen Bikin Kangen

Lokasi air terjun. Desa Sangen Weru Sukoharjo berbatas berhimpit dengan wilayah Gunungkidul. Karena air yang mengalir dari area Sambirejo Gunungkidul. Lokasi perbatasan yang dari kota Wonosari arah ke Semin menuju Sangen lebih kurang 30 KM. Jalan yang sudah bagus dan mudah dijangkau. Panorama alam yang mengisyaratkan detak kehidupan alam pegunungan dan air terjunnya. Banyak dikunjungi utamanya saat libur. Bila hujan hati-hati kawasan masih licin saat mendekat air terjunnya. Bisa memandangi kawasan sisi utara dan timur air terjun. Pegunungan yang berbatuan kars mampu menjadi pesona yang unik. Selamat mencoba untuk menikmati sensasinya.